Halaman Komik

TINGGALKAN JEJAK SETELAH BERKUNJUNG

Thursday, 3 December 2015

TIPE - TIPE MAHASISWA DITANYAIN SOAL IPK



Suatu hari dikampus yang cerah, indah, dan penuh dengan kesan Intelek itu Andik Badak bertanya kepada seorang temennya dikampus. “Bro IPK semester kemarin berapaan ?” “IPK ? hah, cuma angka bro.” Jawab temennya yang masa bodo, Si Badak membatin “paling juga IPK dia dibawah gua *tertawajahat.” Lalu Si Badak melanjutkan langkahnya dengan sombong meninggalkan temennya dibelakang yang katanya mahasiswa tersebut Mahasiswa berprestasi dikampus itu, sungguh Si Badak yang tidak tahu diri atau dia yang tidak tahu informasi.
Nah, Jika kita bertanya ke temen-temen kita dikampus soal IPK mereka, tentu respon mereka akan berbeda. Let’s check this out guys, apa aja sih respon mereka ketika ditanyain soal IPK berdasarkan jenis mahasiswanya.

Tuesday, 17 November 2015

PUNK VS GAMER

Sabtu 30 Maret 2015,

Arip berjalan keluar menjauhi warnet tempat Ia baru saja nongkrong disana. Cuaca siang itu seperti mengejeknya yang kalah dalam permainan, sialnya seseorang yang tidak Ia kenali melihat tajam kearahnya dan...



Story Line & Artist : Jeki



Jika menurut kalian bagus dan penasaran maka chapter ini akan dilanjutkan, leave a comment down below ^^  thanks...

Thursday, 10 September 2015

Sinopsis Komik Disa (On Progress)

"Apa kau ini bukan manusia lagiii !!??" "Yuudhiiiii!!!!!" Pecah tangis Disa sambil ia mengatakan itu kepada Yudhistira, Disa sama sekali bingung dengan sikapnya itu, sangat berbeda dengan dua tahun yang lalu dan dia pergi meninggalkan Yudhi begitu saja di tengah alun-alun kota Siantar pada sore yang cukup menyenangkan.
Aku Yudhi, Ini tentang Disa sahabat perempuan ku dari kecil, dia anak yang tomboy, cantik, pintar tapi tidak terlalu baik untuk mengurus dirinya sendiri.
Disa bahkan berlagak melindungiku dari mulai aku kecil hingga beranjak dewasa, yah harus aku akui dia memang hebat. Dia pernah memenangi pertandingan bela diri tingkat nasional. buuum ! sekali pukul bisa saja kau langsung rubuh. Hari itu ketika aku dihajar oleh preman sekolah, Disa secara tiba-tiba datang membantuku.. begitu juga dalam keadaan aku sedang dirawat dirumah sakit, karena fisik ku yang tidak terlalu kuat, Disa setiap hari menjengukku. tetapi aku pikir Disa adalah sosok perempuan yang sangat kuat hingga musibah itu menimpanya, kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Ayahnya. Disa adalah yang selamat dalam peristiwa itu, malangnya gadis itu tidak lagi mampu berbicara dan mendengar, serta kehilangan kemampuan ataupun kesulitan dalam menggerakkan anggota badannya, terutama tangan.
Aku juga gak tahan dengan kondisi yang diderita oleh Disa, dalam hati aku merasa sangat kasihan olehnya, sampai pada suatu malam aku bermimpi dan seperti mimpiku pada malam itu, Aku harus melakukannya..untuk Disa.